Ceritanya memang panjang...
Karena aku adalah objek yang dimainkan oleh takdir-Nya..dan ini semua sudah menjadi takdirku dengan segala ikhtiar yang aku lakukan...
Diterima di salah satu sekolah yang memiliki kredibilitas dengan akreditasi A. Sekolah menuju pendidikan inklusif dengan tes bagi calon pendidik yang menurutku diuji segalanya, disamping pengetahuan, juga diuji mental apakah kuat atau tidak.
Berbekal tekad, dan selalu teringat akan kata-kata motivasi ketika training ESQ Do The Best All The Time. Dan tentu saja kepasrahan kepada-Nya.
Semua berjalan, dan harus dijalani, nikmati, dan syukuri.
Ya...ada sekolah...sekolah kehidupan dengan ragam anak-anak yang bagiku luar biasa, makna denotatif dan konotatif. Luar biasa dengan beragam kecerdasan dan luar biasa yang memiliki arti ABK (anak berkebutuhan khusus).
Sekolah yang aku anggap seperti alam pendidikan, dimana aku tidak berhenti belajar. Aku harus terus berlatih, belajar, mencari, mengamati, menyimpulkan. Dan benar-benar tempat pembelajaran...
Sekolah kehidupan yang memiliki arti Pelangi.