Senin, 19 Mei 2014

Percakapan Dua Perempuan Dua Generasi



Sepenggal Catatan permulaan Fatimah
Inspirasi hadir darimana saja, inspirasi hadir menjadi sebuah kumpulan atau beberapa lembar goresan tinta tak terarah. Karena dengan sederet tulisan goresan tinta tak terarah, berasakan hidup ini berarti. Berarti tidak hanya sekedar hidup, makan dan segala aktivitas orang-orang lainnya hidup. Inspirasi hadir karena adanya sinergi akal dan hati dari mendegar, melihat, dan merasakan.
            Fatimah...ya, namanya Fatimah...namun orang Sunda sering melafalkan dengan menggunakan huruf P yang semulanya F. Sehingga dari Fatimah menjadi Patimah. Menuliskan goresan tinta tak terarah akan Fatimah, tentu segenap energi dikumulasikan. Semula dari momen percakapan akan berbagi cerita antara dua perempuan dari dua generasi. Semula perempuan dari generasi pertama, jangan dituliskan! kisah ini hanya ingin dibagikan dalam kasih yang tidak terlepas dari sayang, sayang sepenuh hati agar kita bisa lebih bersyukur dalam memandang kehidupan ini. Yang semula seorang perempuan dari generasi kedua mengatakan bahwa hidup ini keras, dan perempuan generasi pertama menimpalinya dengan penuh kasih sayang akan berbagi kisah akan seorang perempuan generasi sebelumnya yang bernama Fatimah. Kisah Fatimah dirasakan selalu getir sepanjang hidupnya, begitu kata perempuan generasi pertama. Sesaat sebelumnya, perempuan generasi pertama merindukan bacaan yang mengisahkan kisah-kisah intrik sosial.
            Kisah akan Fatimah terus terngiang pada benak pikiran perempuan generasi kedua, saat makan, saat terdiam, bahkan saat mandi sekalipun. Tidak jarang, bagi para pencari inspirasi, terasakan inspirasi hadir pada saat berada di kamar mandi. Karena saat itu, pikiran sedang kosong.
            Hati akhirnya terpanggil untuk menggoreskan kisah Fatimah bagi perempuan generasi kedua karena ceritanya terus terngiang. Dan...duduk di depan laptop, secangkir kopi menemani setiap aktivitasnya, kacamata minusnya yang setia dan agar bisa tetep melek, dan...jari-jari bergerak pada tuts keyboard teman setianya notebook.
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar